Penangkapan Babi Ngepet di Situbondo Jawa Timur

Babi betina berukuran panjang sekitar 40 cm itu menjadi perhatian.Warga berdatangan memenuhi halaman rumah kepala Desa (kades)Pesanggerahan,H Abdurahman (50),untuk melihat babi yang diduga sebagai perantara pesugihan dari seseorang warga yang ingin kaya dengan jalan mengubah diri menjadi binatang.

babi ngepetSejak berhasil ditangkap warga,babi itu langsung di amankan di rumah Abdurahman.Babi ditaruh dalam sebuah kandang besi dan diletakan di halaman rumah sang kades.Warga pun bisa dengan leluasa menyaksikan babi yang diyakini warga sebagai babi ngepet jelmaan manusia.”Ditangkapnya sudah tiga harian lalu.Awalnya babi itu mau dibunuh,tetapi saya larang.Sejak ditangkap memang saya taruh di halaman agar saya tidak dikira merekayasa kejadian ini,”kata Abdurahman kepada wartawan.

Kabar tertangkapnya babi yang diyakini binatang jadi jadian itu dengan cepat menyebar ke sejumlah desa.Hingga senin (28/1/2013)siang,warga dari sejumlah desa berdatangan.Bahkan terkadang mereka harus antre untuk melihat dari dekat babi tersebut.Tidak sedikit warga yang mengabadikannya dengan kamera ponsel.Dari jarak dekat,babi terlihat tidak seperti lazimnya babi,termasuk bulu babi yang didominasi garis-garis warna merah.Warga makin yakin itu babi jadi-jadian setelah melihat tingkah babi.Selama di dalam kandang,babi itu konon sering meneteskan air mata,layaknya seperti orang yang sedang menangis.Semalam menangisnya sampai seperti orang sesungukkan. Babi juga sering terlihat seperti malu hingga memalingkan mukanya saat dilihat warga.Bulu babi juga terbilang aneh,karena ada baris-baris berwarna merah (pirang).Babi itu juga tidak memiliki taring seperti babi kebanyakan.Babi tersebut tetap dibiarkan berada di dalam kandang,setidaknya sampai keluarga yang dicurigai memelihara babi jadi-jadian itu datang untuk mengambil.Meski belum diketahui pemiliknya,saat ini sudah beredar kabar siapa sosok pemilik babi tersebut.”Kasak kusuk siapa pemiliknya sudah ada tetapi belum datang ke rumah.Kalau babi itu memang mau diambil,ya silakan,akan saya berikan.Tetapi saya akan meminta agar membuat semacam surat pernyataan tidaka akan mengulangi perbuatannya lagi,”pungkas Abdurahman,penangkap babi ngepet.

Sebelum heboh kabar babi ngepet itu warga Desa Pesanggerahan konon sudah banyak yang mengaku kehilangan uang.Awalnya warga curiga ada pencuri yang sering berkeliaran di desanya.Karena itu warga pun berinisiatif menggalakkan ronda malam.Nah,saat ronda itulah sebagian warga memergoki seekor babi berseliweran.Anehnya,setiap hendak ditangkap babi itu konon tiba-tiba menghilang.Sejak itu warga terus memburunya hingga akhirnya berhasil ditangkap di halaman rumah Abdurahman pada jumat 25/1/2013 lalu.Yang menangkap hanya 2 orang,termasuk saya.Datang kesini seperti mau cari perlindungan. Karena di utara babi ini sejak malamnya diburu warga. Waktu di tangkap tidak terlalu susah.

gus yaniMenurut ahli atau pakar spiritual asli blitar Gus Yani Geteda,pesugihan babi ngepet itu sejak zaman dulu sudah ada.Untuk zaman sekarang serba modern pun masih ada yang memanfaatkan terutama di daerah pedesaan.Karena masyarakat kita masih percaya akan hal-hal mistik semacam itulah yang menyebabkan hal itu tetap ada.Oleh karena itu,jika sekarang muncul tertangkapnya babi ngepet,wajar saja karena masyarakat masih percaya dengan adanya babi ngepet.Meskipun zaman telah berubah menjadi modern.Pelaku pesugihan tidak pandang bulu,modern atau kuno.Yang penting mendapat banyak uang.

Untuk menjadi babi ngepet harus ada dukun yang menjadi perantara.Dulu saya kenal dukun semacam itu,cuma sekarang sudah kehilangan kontak karena dia pindah alamatnya.Entah kemana,dia memang ahli dalam bidang pesugihan babi ngepet.Sudah banyak orang yang dijadikan binatang jadi-jadian sama dia.Untuk melancarkan aksinya pelaku pesugihan babi ngepet harus berubah menjadi babi jadi-jadian.Dengan demikian akan memiliki kekuatan ghaib untuk menyedot harta yang di incarnya.Khususnya harta milik orang kaya,baik yang pelit maupun yang dermawan tanpa pandang bulu.Tetapi bagi seorang muslim tidak perlu takut dengan babi ngepet.Sering-sering baca ayat kursi di rumah dengan membaca ayat kursi 3 kali dan untuk non muslim pakai saja bawang putih di atas pintu rumah atau kotak uang.Yang lebih modern gunakan lampu tornado di rumah.

Sumber : Tabloid Mantra,Edisi 54,6-19 Februari 2013

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s